Sabtu, 11 Juni 2016

MATERI AKIDAH AKHLAK UNTUK SMP 13

MATERI AQIDAH AKHLAK
SMP 13

Standar Kompetensi
1.      Memahami akhlak terpuji dan tercela terhadap diri sendiri
2.      Memahami akhlak dalam kehidupan sehari-hari
Kompetensi dasar
a.       Menjelaskan akhlak terpuji pada diri sendiri dengan dampaknya
b.      Menjelaskan akhlak tercela pada diri sendiri
c.       Menjelaskan akhlak berpakaian
d.      Memahami akhlak berhias
e.       Memahami akhlak perjalanan
f.       Memahami akhlak bertamu
g.      Memahami akhlak menerima tamu
Indikator
1.      Akhlak terpuji pada diri sendiri
Siswa mampu :
a.       Mengaplikasikan akhlak terpuji
b.      Menjauhi akhlk tercela
2.      Akhlak dalam kehidupan sehari-hari
Siswa mampu:
a.      Memahami dampak positif dalam akhlk sehari-hari
b.      Membiasakan berakhlak dalam kehidupan sehari-hari
AQIDAH AKHLAQ
PERILAKU TERPUJI

I.                   Pembahasan materi I
II.                Akhlak terhadap diri sendiri
A.    Tawakal
1.      Pengertian Tawakal
Kata tawakal berasal dari bahasa Arab (Tawakkala-yatawakkalu-tawakkulan), yang berarti berserah diri, mewakilkan. Secara istilah, tawakal adalah berserah diri kepada Allah atau menyerahkan suatu urusan kepada kebijakan Allah yang mengatur segala-galanya.
2.      Dampak Positif Tawakal
a.   Memperoleh kepuasan batin karena keberhasilan usahanya mendapat ridho Allah.
b. Memperoleh ketenangan jiwa karena dekat dengan Allah yang mengatur segala-galanya. Mendapatkan keteguhan hati.
c.   Memperoleh keteguhan hati sehingga tidak mudah goyah karena pengaruh lingkungan.
d.   Menumbuhkan rasa kesadaran akan kelemahan diri dan mengakui Kebesaran Allah SWT.
B.     Ikhtiar
1.      Pengertian Ikhtiar
Kata ikhtiar berasal dari bahasa Arab ( ikhtara-yakhtaru-ikhtiyaaran) yang berarti memilih. Ikhtiar diartikan berusaha karena pada hakikatnya orang yang berusaha berarti memilih.
2.      Dampak Positif Ikhtiar
a. Merasa batinnya puas karena dapat mencukupi kebutuhan hidupnya.
b. Terhormat dalam pandangan Allah dan sesame manusia karena sikapnya.
c. Dapat berlaku hemat dalam membelanjakan hartanya
C.     Sabar
1.  Pengertian Sabar
Sabar berarti tahan menderita sesuatu, tidak lekas marah, tidak lekas patah hati, dan tidak lekas putus asa.
2.   Dampak Positif Sikap Sabar
a.  Memiliki emosi yang stabil
b.  Memiliki harapan akan masuk ke surge sesuai janji Allah da;am surat al-Baqarah ayat 155
c.  Berhasil mengembalikan persaudaraan yang hamper rusak.

D.    Syukur
1.    Pengertian Syukur
Syukur berasal dari bahasa Arab yang berarti berterima kasih. Menurut istilah, bersyukur adalah berterima kasih kepada Allah atas karunia yang dianugerahkan kepada dirinya.
2.   Dampak Positif Bersyukur
a.  Memperoleh kepuasan batin karena dapat menaati salah satu kewajiban hamba terhadap Allah
b. Terhindar dari sifat tamak
c. Mendapat jaminan tambahan nikmat Allah
E.     Qonaah
1.   Pengertian Qonaah
Kata qonaah berasal dari bahasa Arab yang berarti rela, suka menerima yang dibagikan kepadanya. Adapun secara istilah, qonaah adalah rela menerima kenyataan hidup yang dialami,tidak berkeluh kesah, tidak pula mengangan-angan kesenangan yang diterima orang lain.
2.  Dampak Positif Qonaah
a.  Terhindar dari sifat tamak
b. Dapat merasakan ketenteraman hidup karena merasa cukup atas karunia Allah yang dianugerahkan kepada dirinya
c.  Mendapat jaminan tambahan nikmat dari Allah dan terhindar dari ancaman siksa yang berat
III.             AKHLAK TERCELA KEPADA DIRI SENDIRI
A.    Ananiah
1.   Pengertian Ananiah
Kata ananiah berasal dari bahasa Arab yang artinya aku. Secara istilah, ananiah berarti sikap keakuan, sikap mementingkan diri sendiri, kurang memerhatikan orang lain.
2.    Dampak Negatif Ananiah
a.Tidak disukai dalam pergaulan karena dia meremehkan orang lain
b. Menurunkan martabatnya sehingga lambat laun tidak disukai orang
c.Terisolir dari pergaulan masyarakat lingkungannya
B. Putus Asa
1.    Pengertian Putus Asa
Putus asa bisa diartika habis harapan, tidak ada harapan lagi. Seseorang dikatakan putus asa apabila tidak lagi mempunyai harapan tentang sesuatu yang semula hendak dicapai.
2.      Dampak Negatif Putus Asa
a. Merugikan diri sendiri
b. Susah untuk mencapai kemajuan
c. Telah terkena sifat-sifat kafir karena putus asa dari rahmat Allah
C. Gadab
1.   Pengertian Gadab
Gadab berasal dari bahasa Arab yanga artinya merasa(perasaan) sangat tidak senang dan panas(karena dihina, diperlakukan kurang baik) dan sebagainya.
2.   Dampak Negatif Gadab
a.   Bagi Pelakunya Sendiri
1) Tidak dapat berfikir secara tenang dalam menghadapi persoalan
2) Mudah terkena tekanan batin
3)  Susah menerima kebenaran dan saran
b. Bagi Orang Lain
1) Tidak dapat diajak berkomunikasi secara baik
2)  Menimbulkan kekhawatiran apabila melakukan hal-hal yang tidak diinginkan
D. Tamak
1.   Pengertian Tamak
Kata tamak berasal dari bahasa Arab yang berarti loba, tamak, dan rakus. Secara istilah, tamak berarti terlampau besar nafsunya terhadap keduniaan.
2.   Dampak Negatif Tamak
a.   Mudah terjerumus ke dalam kehidupan yang sesat karena keduniaan
b. Tercela dalam pandangan sesame manusia, karena orang yang tamak cenderung bakhil
c.   Jauh dari petunjuk agama karena waktunya habis untuk memikirkan harta
pembahasan materi II
A.            Akhlak Berpakaian
1.        Pengertian akhlak berpakaian
Pakaian adalah segala sesuatu yang dikenakan seseorang dalam berbagai ukuran dan modenya baik berupa baju,celana dsb, yang disesuaikan dengan kebutuhan pemakai demi tujuan yang bersifat umum atau khusus, dan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia.
2.        Bentuk akhlak berpakaian
Pakaian menurut pandangan islam dikategorikan menjadi dua, yaitu pakaian untuk menutup aurat tubuh yang berkembang dan melahirkan kebudayaan bersahaja. Yang kedua pakaian merupakan perhiasan yang menyatakan identitas diri. Dalil al-qur’an tentang berpakain ada pada surah al-a’raf ayat 7.
3.        Nilai positif akhlak berpakaian
Agama islam mengajarkan supaya para pemeluknya berpakaian yang baik dan bagus sesuai dengan kemampuannya. Dalam pengertian bahwa pakaian tersebut memenuhi tujuan berpakaian, yaitu menutupi aurat dan keindahan, tentunya juga bersih. Dan fungsi daripada pakaian sangat banyak dan bermanfaat seperti: melindungi kulit dari sinar ultraviolet, debu, dan panas.
4.        Membiasakan akhlak berpakaian
Dalam islam telah diatur tentang cara berpakaian yang baik dan etika berbusana dalam islam. Tidak dibenarkan seorang muslim atau seorang muslimah berbusana hanya berdasarkan kesenangan dan mode, atau adat yang berlaku tetapi melanggar batas-batas yang telah ditentukan agama.
B.            Akhlak Berhias
Berhias merupakan salah satu naluri manusia dalam membuat diri tampil lebih menarik,
1.      Pengertian berhias
Secara istilah berhias memiliki arti mempercantik diri berdasarkan sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim, maka perspektif tentang berhias adalah boleh dan dianjurkan selama tidak bertentangan dengan prisnsip dalam islam.
2.      Bentuk akhlak berhias
Bentuk berhias dalam Islam tidak hanya dalam bentuk sebatas berpakaian, tetapi mencakup seluruh piranti yang lazim digunakan untuk mempercantik diri. Larangan berhias secara berlebihan terdapat pada surah al-ahzab ayat 33. Larangan Allah dalam ayat tersebut lebih menekankan pada kepada wanita.
3.      Nilai positif akhlak berhias
Seorang muslim ataupun muslimah yang berdandan sesuai dengan ketentuan islam, maka mereka insyaallah mereka akan tampil dengan bersahaja,dan berwibawa sebagai cermin diri yang konsisten dalam berhias secara syariat.
4.      Membiasakan akhlak berhias
Berhias seperti yang kita tahu sangat dianjurkan dalam islam secara baik , bagus, dan indah tentunya juga sesuai dengan kemampuan masing-masing.
C.            Akhlak Perjalanan
Pada masyarakat perjalanan merupakan bagian mobilisasi kehidupan yang berarti, semakin kehidupan seseorang maka semakin sering seseorang melakukan perjalanan untuk memenuhi kehidupan. Contohnya berdagang, seperti yang dilakukan Rasulullah.
1.      Pengertian akhlak perjalanan
Perjalanan dalam bahasa arab disebut rihlah-safrah-masÌrah. Sejak masa Rasulullah SAW perjalanan sudah menjadi tradisi di kalangan bangsa arab, tidak heran jika islam sebagai satu-satunya agama yang mengatur kegiatan manusia dalam melakukan perjalanan, mulai dari keberangkatan sampai kembali kerumah.
2.      Bentuk akhlak perjalanan
Islam mengajarkan agar setiap perjalanan yang dilakukan untuk mencari ridha Allah SWT. Sebagai pedoman, islam mengajarkan adab melakukan perjalanan antara lain:
·         Bermusyawarah dan melakukan istikharah
·         Mengembalikan hak dan amanat kepada pemiliknya
·         Membawa enam benda yang dianjurkan Rasulullah S.A.W.
·         Mengajak istri ataupun anggota keluarga yang lain
·         Wanita tidak boleh pergi seorang diri
·         Memilih pendamping yang shaleh.dan sebagainya.
3.      Nilai positif akhlak perjalanan
Banyak sekali manfaat dari perjalanan antara lain:
a.       Perjalanan dapat menghibur diri dari kesedihan
b.      Sarana mencari nafkah
c.       Insyaallah dapat mengantar seseorang untuk memperoleh ilmu
d.      Dapat mengenal adat kesopanan di tempat lain
e.       Insyaallah akan dapat menambah kawan yang baik dan mulia
4.      Membiasakan akhlak perjalanan
Dengan membiasakan akhlak perjalanan maka seseorang insyaallah akan mendapat manfaat yang besar seperti, menambah wawasan, pengalaman dsb. Tetapi hendaklah dalam melakukan perjalanan kita selalu berserah diri kepada ALLAH SWT.

D.            Akhlak Bertamu
Dalam kehidupan bermasyarakat kita tidak bisa terlepas dari kegiatan saling mengunjungi yang disebut juga bertamu berikut tentang akhlak bertamu.
1.      Pengertian akhak bertamu
Bertamu merupakan tradisi yang sampai saat ini tetap terjaga di masyarakat, bahkan kebiasaan ini takkan bisa dihlangkan. Bertamu memiliki manfaat seperti menjaga tali persaudaraan dsb.
2.      Bentuk akhlak bertamu
Sebelum kita bertamu kita harus tahu akhlak orang yang mau bertamu yang kurang lebih antara lain:
a.    Hendaklah meminta izin untuk bertamu dan mengucapkan salam
b.    Jangan bertamu sembarang waktu, bertamulah disaat yang tepat dan usahakan sudah memberitahu sebelumnya
c.    Janganlah terlalu lama bertamu
d.    Jangan melakukan yang menyebabkan tuan rumah terganggu
e.    Kalau disuguhi minuman atau makanan maka hormatilah jamuan itu
f.     Hendaklah berpamitan waktu pulang
3.      Nilai positif akhlak bertamu
Bertamu secara baik dapat menumbuhkan sikap toleran terhadap orang lain dan menjauhkan sikap paksaan,tekanan, dan intimidasi. Bertamu dapat digunakan sebagai media berdakwah,dan meningkatkan kualitas diri seorang muslim.
4.      Membiasakan akhlak bertamu
Sesunggunhya kegiatan bertamu itu kegiatan yang cukup mengasyikkan. Dengan bertamu maka insyaallah kita akan dapat menambah wawasan,dan insyaallah dapat untuk menciptakan persaudaraan dan kerukunan umat manusia, tetapi haruslah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam islam.

E.            Akhlak Menerima Tamu
Islam memberikan aturan dalam menerima tamu bagi setiap muslim, karena memuliakan tamu merupakan perintah dari Allah SWT. Berikut ini merupakan pengertian, cara , dan nilai positif, serta cara membiasakan menerima tamu.
1.      Pengertian akhlak menerima tamu
Menerima tamu dimaknai menyambut tamu dengan baik dan disambut dengan cara yang wajar.
2.      Bentuk akhlak menerima tamu
Dalam Islam kita disuruh untuk memuliakan tamu dan merupakan keharusan, cara menerima tamu antara lain seperti, menyambut dengan ramah, menjamunya, dan bila tamu ingin menginap maka izinkanlah paling tidak 3 hari.
3.      Nilai positif menerima tamu
Nilai positif dalam menerima tamu diantaranya, insyaallah dapat meningkatkan kesabaran, mengembangkan kepribadian, insyaallah dengan memuliakan tamu dapat dijadikan sarana mendapatkan kemaslahatan dari ALLAH SWT.
4.      Membiasakan akhlak menrima tamu
Menerima tamu merupakan bagian dari aspek social dalam ajaran islam yang harus terus dijaga. Dalam membiasakan menerima tamu maka kita hendaknya bersikap husnuzan, senyum ikhlas, dan bersikap baik



Tidak ada komentar:

Posting Komentar